Langsung ke konten utama

Mari Bersepeda

Sepeda merupakan salah satu alat transportasi jaman dahulu yang masih tetap ada sampai sekarang. Meskipun sepeda motor merajai jalanan, tetapi pamor sepeda masih ada. Bahkan ada beberapa komunitas yang didirikan dengan mengusung sepeda sebagai ikonnya. 

Dokumen pribadi

Ada komunitas Bike to Work atau pekerja bersepeda, komunitas sepeda onthel, komunitas sepeda gunung dan lain-lain. Mereka yang tergabung dalam komunitas tersebut biasanya memiliki hobi dan kecintaan yang sama. Yaitu bersepeda. 

Ada yang sekedar menyalurkan hobi. Sehingga dengan masuk kedalam komunitas bisa memiliki teman yang bisa diajak nyepedaan bareng. Ada yang memang ingin menggalakkan kegiatan bersepeda menjadi kendaraan sehari-hari. Demi mengurangi polusi. 

Segala upaya dilakukan untuk mendukung aksi tersebut. Salah satunya dengan mengupayakan jalur khusus bagi para pesepeda. Dan upaya ini berhasil dilakukan. Pemerintah sudah menyediakan jalur khusus sepeda meski belum keseluruhan. 

Apakah ada manfaat dari kegiatan bersepeda ini? Oh, banyak sekali. Dari sisi kesehatan, bersepeda itu sangat bagus untuk kesehatan jantung. Dari sisi lingkungan, dengan banyaknya orang-orang yang menggunakan sepeda daripada sepeda motor. Maka polusi di bumi ini bisa berkurang. Hal ini sangat baik bagi kita sebagai penghirup oksigen yang utama. 

Tetapi sayangnya masih banyak di antara kita yang lebih memilih kemudahan dan kepraktisannya saja. Sehingga lebih memilih sepeda motor untuk aktifitas sehari-hari. Memang tidak apa-apa. Terutama yang jarak kerjanya memang jauh. Tetapi bagi yang dekat-dekat saja, kenapa tidak menggunakan sepeda atau berjalan kaki saja? 

Sehat, aman, dan nyaman. Dan yang pasti turut serta menjaga lingkungan. Begitu seharusnya. Namun kenyataannya tak seperti itu. Orang enggan bercapek-capek ria. Menjaga kesehatan diri saja enggan. Apalagi menjaga lingkungan ini. Jadi kapan terakhir Anda bersepeda? Tak ada kata terlambat untuk sesuatu yang baik. Mari bersepeda.


#onedayonepost
#januari2017
#harike-16
#biketowork
#mybike



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Layar Tancap Dalam Kenangan

Pada suatu hari ketika saya melewati sebuah perkampungan yang sedang menggelar hajatan, ada sebuah pemandangan yang tiba-tiba menggelitik hati. Yaitu layar tancap (layar tancep). Sesuatu yang sudah jarang sekali ditemukan. Apalagi di zaman sekarang.  Dokumen pribadi Padahal beberapa tahun yang lalu layar tancap pernah menjadi primadona masyarakat. Terutama masyarakat kalangan menengah ke bawah. Dahulu dalam setiap acara hajatan terutama jika masyarakat Betawi yang menggelarnya, layar tancap menjadi sebuah hiburan yang ditunggu-tunggu. Semacam tren mark yang tak boleh dilewatkan. Bahkan bisa menaikkan gengsi si pemilik hajat, bila dilihat dari jenis layar tancap yang disewa. Mabak. Itu salah satu jenis layar tancap yang dianggap paling bagus. Dari tampilan di layar, kejernihan suara dan kualitas gambar yang baik, mabak memang berbeda. Oleh karena itu harga sewanya konon mahal. Tak heran bila si empunya hajatan lantas disebut sebagai orang yang mampu. Sekitar tahun 1990-an ke...

Kiat Menjadi Muslimah Zaman Now

Muslimah. Sebutan bagi perempuan muslim, yang sepatutnya menjadi sebuah kebanggan. Sebab tidak semua perempuan mendapatkan predikat atau panggilan seperti itu. Ada campur tangan Allah yang bernama hidayah. Hidayah ini sesuatu yang mahal dan langka. Sepatutnyalah dijaga baik-baik jangan sampai terlepas begitu saja. Karena ini sebuah pertanda bahwa kita adalah orang-orang yang terpilih. Melalui hidayah yang diterima itulah maka seseorang bisa disebut muslimah. Hal ini merupakan tameng atau perisai diri bagi seorang perempuan (muslimah) tersebut. Bagaimana tidak? Dengan menjadi muslimah, harga diri si perempuan menjadi terjaga. Sebab Allah SWT sendiri yang langsung menjaganya dengan aturan-aturan yang tercantum  dalam Al-Qur'an. Kitab suci umat muslim yang berisi firman-firman Allah. Salah satunya tentang bagaimana seharusnya seorang muslimah itu berbusana. Picture by pinterest Hal ini tercantum dalam surat An-Nur ayat: 31 yang bunyi artinya sebagai...

Misteri Pohon Besar di Kalibata City Apartement

Saat saya sedang berjalan-jalan di Kalibata City Apartment, Jakarta Selatan. Pandangan saya tertarik pada sebuah pohon besar di samping belakang apartement. Ukuran pohonnya memang besar sekali. Pikir saya. ”Kenapa tidak ditebang? Bisa bahaya kalau roboh.”  Dokumen pribadi Saya pun iseng menanyakan hal tersebut kepada kawan yang sudah lama tinggal di sana. Jawabannya sungguh membuat merinding bulu kuduk.  “Gak ada yang bisa menebang pohon tersebut. Karena banyak penunggunya. Setiap malam ada saja yang melihat penampakan-penampakan dibawah pohon itu.”  Hiiii...Seram juga ya, pikir saya. “Makanya ada semacam meja kecil diatas pohon itu. Untuk tempat sesajen. Biar penunggunya gak mengganggu orang-orang di sini,” papar kawan saya. Diam-diam ada rasa penasaran dalam hati saya. Seperti apa sih pohon itu jika dilihat dari dekat?  Maka saya pun mendekati pohon tersebut. Memang besar sekali. Terlihat dari batangnya yang besar dan tinggi. Nama pohonnya ternyata pohon mah...