Langsung ke konten utama

Menonton Film, Kegiatan Favorit Bersama Keluarga Selama Ramadan

Ramadan saat pandemi membuat kita tidak bebas untuk pergi ke sana-sini. Melakukan kegiatan di luar rumah. Apalagi ada anak kecil di rumah. Jadi harus hati-hati dalam memilih kegiatan.

Kalau secara pribadi ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan selama Ramadan di rumah saja. Mulai dari melakukan hobi masing-masing. Semisal berkebun, membuat kue, membaca dan lain-lain. Sampai melakukan senam kesegaran jasmani bersama-sama.

Untuk senam kesegaran jasmani, kaki biasa melakukannya sore hari sambil menunggu waktu berbuka puasa. Itu pun tidak setiap hari. Hanya sesekali. Senamnya juga bukan yang serius. Melainkan senam kesegaran jasmani ala anak PAUD dan SD.

Jadi musik pengiringnya lagu anak-anak. Kan biar si bocah di rumah bisa ikutan juga. Memang tujuannya sih seru-seruan bareng bocah. 

Bebeknya berenang, berenang Wek..Wek

Bebeknya berjalan, jalannya megal-megol

Seperti itu lirik lagu senam kesegaran jasmaninya. Lucu bukan? 

Nah, kalau untuk kegiatan favorit yang dilakukan hampir setiap hari adalah menonton film. Film yang kami tonton juga demi menyenangkan bocah sih. Jadilah film yang kami putar adalah film-film kartun.


Picture by kompas.com

Weh, film kartun? Iya. Tentu saja film kartun yang bagus-bagus. Seperti film Finding Nemo, Frozen, Tangled, Beauty and The Beast dan lain-lain.

Film-film tersebut yang kami putar hampir setiap hari. Tentu saja seusai melakukan aktivitas masing-masing. 

"Ayo, nonton film apa nih sekarang?"

Kalau sudah begitu biasanya kami langsung mencari posisi uenak di depan televisi. Filmnya mengikuti si bocah. Kalau ia berteriak, "Film Elsa, Elsa." Maka film Frozen yang diputar.

Setelah film diputar, kami semua tenggelam dalam keseruan film tersebut. Itu untuk beberapa menit diawal pemutaran film. Setelahnya kami sudah asik dengan mimpi masing-masing alias tertidur hehehe

Bahkan si bocah terkadang juga tertidur di sofa. Karena memang tujuan memutar film untuk beristirahat bareng-bareng. Kalau tidak begini, si bocah agak susah tidurnya. 

Ada saja. Mengikuti kegiatan orang-orang di rumah. Namanya juga bocah 2 tahun hehehe. Jadi kalau ditanya kegiatan favorit bersama keluarga selama Ramadan. Sepertinya ini deh. Menonton film bareng keluarga. 

Bagaimana dengan teman-teman? (EP)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Layar Tancap Dalam Kenangan

Pada suatu hari ketika saya melewati sebuah perkampungan yang sedang menggelar hajatan, ada sebuah pemandangan yang tiba-tiba menggelitik hati. Yaitu layar tancap (layar tancep). Sesuatu yang sudah jarang sekali ditemukan. Apalagi di zaman sekarang.  Dokumen pribadi Padahal beberapa tahun yang lalu layar tancap pernah menjadi primadona masyarakat. Terutama masyarakat kalangan menengah ke bawah. Dahulu dalam setiap acara hajatan terutama jika masyarakat Betawi yang menggelarnya, layar tancap menjadi sebuah hiburan yang ditunggu-tunggu. Semacam tren mark yang tak boleh dilewatkan. Bahkan bisa menaikkan gengsi si pemilik hajat, bila dilihat dari jenis layar tancap yang disewa. Mabak. Itu salah satu jenis layar tancap yang dianggap paling bagus. Dari tampilan di layar, kejernihan suara dan kualitas gambar yang baik, mabak memang berbeda. Oleh karena itu harga sewanya konon mahal. Tak heran bila si empunya hajatan lantas disebut sebagai orang yang mampu. Sekitar tahun 1990-an ke...

Misteri Pohon Besar di Kalibata City Apartement

Saat saya sedang berjalan-jalan di Kalibata City Apartment, Jakarta Selatan. Pandangan saya tertarik pada sebuah pohon besar di samping belakang apartement. Ukuran pohonnya memang besar sekali. Pikir saya. ”Kenapa tidak ditebang? Bisa bahaya kalau roboh.”  Dokumen pribadi Saya pun iseng menanyakan hal tersebut kepada kawan yang sudah lama tinggal di sana. Jawabannya sungguh membuat merinding bulu kuduk.  “Gak ada yang bisa menebang pohon tersebut. Karena banyak penunggunya. Setiap malam ada saja yang melihat penampakan-penampakan dibawah pohon itu.”  Hiiii...Seram juga ya, pikir saya. “Makanya ada semacam meja kecil diatas pohon itu. Untuk tempat sesajen. Biar penunggunya gak mengganggu orang-orang di sini,” papar kawan saya. Diam-diam ada rasa penasaran dalam hati saya. Seperti apa sih pohon itu jika dilihat dari dekat?  Maka saya pun mendekati pohon tersebut. Memang besar sekali. Terlihat dari batangnya yang besar dan tinggi. Nama pohonnya ternyata pohon mah...

Kiat Menjadi Muslimah Zaman Now

Muslimah. Sebutan bagi perempuan muslim, yang sepatutnya menjadi sebuah kebanggan. Sebab tidak semua perempuan mendapatkan predikat atau panggilan seperti itu. Ada campur tangan Allah yang bernama hidayah. Hidayah ini sesuatu yang mahal dan langka. Sepatutnyalah dijaga baik-baik jangan sampai terlepas begitu saja. Karena ini sebuah pertanda bahwa kita adalah orang-orang yang terpilih. Melalui hidayah yang diterima itulah maka seseorang bisa disebut muslimah. Hal ini merupakan tameng atau perisai diri bagi seorang perempuan (muslimah) tersebut. Bagaimana tidak? Dengan menjadi muslimah, harga diri si perempuan menjadi terjaga. Sebab Allah SWT sendiri yang langsung menjaganya dengan aturan-aturan yang tercantum  dalam Al-Qur'an. Kitab suci umat muslim yang berisi firman-firman Allah. Salah satunya tentang bagaimana seharusnya seorang muslimah itu berbusana. Picture by pinterest Hal ini tercantum dalam surat An-Nur ayat: 31 yang bunyi artinya sebagai...