Langsung ke konten utama

Tips Olahraga Saat Puasa

Bulan Ramadan adalah bulan suci yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat muslim. Bulan yang penuh kebarokahan dan keagungan. 

Di sisi lain ada sedikit kebingungan yang mesti dihadapi kala bulan Ramadan tiba. Yaitu kebiasaan berolahraga pagi. Berhubung bulan Ramadan kita berpuasa. Tentu olahraga di pagi hari tidak bisa dilakukan lagi.

Sumber YouTube.com

Bukannya tidak boleh. Sah-sah saja sih sebenarnya. Tapi jadi membuat kita tersiksa. Usai olahraga harusnya minum air yang banyak. Ini justru tidak bisa karena puasa.

Memang sih kita bisa menahan diri. Tapi kan jadi lemas. Nah, daripada menyiksa diri seperti itu. Lebih baik waktu olahraganya yang diubah. Agar tetap ada kegiatan olahraga. Tidak berhenti sama sekali.

Berikut ini tips berolahraga saat puasa yang bisa diterapkan:

1 . Pilih waktu olahraga yang tepat

Jika biasanya kita olahraga di pagi hari. Maka ubah menjadi sore hari. Gunanya agar tidak terlalu jauh dengan waktu berbuka puasa. 

2 . Pilih olahraga yang ringan

Olahraga ringan yang dimaksud adalah yang tidak terlalu menguras tenaga. Karena intinya untuk gerak badan agar tubuh tidak kaku. Biasa olahraga tiba-tiba distop maka tubuh biasanya nagih. Otot-otot menjadi kaku.

3. Lakukan olahraga dengan hati senang

Perasaan senang akan mempengaruhi jiwa kita lho. Apalagi kondisi puasa. Maka harus dijaga betul mood-nya. Terutama untuk urusan olahraga. Jika tidak, bisa jadi bumerang. Harusnya badan sehat usai olahraga, hari senang. Ini kebalikannya. Badan sakit semua, hati merasa kesal.

Kapan waktu yang tepat untuk berolahraga?

Sore hari adalah waktu yang tepat untuk berolahraga. Selain sudah mendekati waktu berbuka. Kita pun tidak berkejaran dengan waktu. Karena biasanya sore hari semua urusan sudah selesai.

Kenapa tidak malam hari saja?

Bisa saja sih. Tapi kan sayang malam-malam olahraga. Lebih baik kalau malam hari waktunya dipergunakan untuk beribadah. Membaca Al-Qur'an, salat sunah, salat tarawih dan lain-lain.

Lalu olahraga apa yang tepat?

Olahraga yang tepat? Tergantung sih. Bisa bersepeda keliling komplek. Jalan kaki di sekitar rumah. Nge-gym di rumah. Yoga dan senam.

Nah, kalau aku dan keluarga lebih memilih olahraga senam. Yakni senam kesegaran jasmani anak Indonesia. Karena di rumah ada bocah kecil. Jadi pilih olahraga yang bisa bareng-bareng.

Untuk kita yang dewasa sih yang penting bergerak. Jangan tidak olahraga sama sekali. Nah, dengan senam kesegaran jasmani anak Indonesia. Otomatis kita akan bergerak mengikuti irama musik dan lagu. 

Karena lagunya lucu. Si bocah jadi senang. Pokoknya semua senang deh. Usai senam, mandi sore. Istirahat sebentar. Tak lama bedug magrib deh. 

Ini sih tips olahraga dari aku. Semoga bermanfaat. (EP)






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Layar Tancap Dalam Kenangan

Pada suatu hari ketika saya melewati sebuah perkampungan yang sedang menggelar hajatan, ada sebuah pemandangan yang tiba-tiba menggelitik hati. Yaitu layar tancap (layar tancep). Sesuatu yang sudah jarang sekali ditemukan. Apalagi di zaman sekarang.  Dokumen pribadi Padahal beberapa tahun yang lalu layar tancap pernah menjadi primadona masyarakat. Terutama masyarakat kalangan menengah ke bawah. Dahulu dalam setiap acara hajatan terutama jika masyarakat Betawi yang menggelarnya, layar tancap menjadi sebuah hiburan yang ditunggu-tunggu. Semacam tren mark yang tak boleh dilewatkan. Bahkan bisa menaikkan gengsi si pemilik hajat, bila dilihat dari jenis layar tancap yang disewa. Mabak. Itu salah satu jenis layar tancap yang dianggap paling bagus. Dari tampilan di layar, kejernihan suara dan kualitas gambar yang baik, mabak memang berbeda. Oleh karena itu harga sewanya konon mahal. Tak heran bila si empunya hajatan lantas disebut sebagai orang yang mampu. Sekitar tahun 1990-an ke...

Misteri Pohon Besar di Kalibata City Apartement

Saat saya sedang berjalan-jalan di Kalibata City Apartment, Jakarta Selatan. Pandangan saya tertarik pada sebuah pohon besar di samping belakang apartement. Ukuran pohonnya memang besar sekali. Pikir saya. ”Kenapa tidak ditebang? Bisa bahaya kalau roboh.”  Dokumen pribadi Saya pun iseng menanyakan hal tersebut kepada kawan yang sudah lama tinggal di sana. Jawabannya sungguh membuat merinding bulu kuduk.  “Gak ada yang bisa menebang pohon tersebut. Karena banyak penunggunya. Setiap malam ada saja yang melihat penampakan-penampakan dibawah pohon itu.”  Hiiii...Seram juga ya, pikir saya. “Makanya ada semacam meja kecil diatas pohon itu. Untuk tempat sesajen. Biar penunggunya gak mengganggu orang-orang di sini,” papar kawan saya. Diam-diam ada rasa penasaran dalam hati saya. Seperti apa sih pohon itu jika dilihat dari dekat?  Maka saya pun mendekati pohon tersebut. Memang besar sekali. Terlihat dari batangnya yang besar dan tinggi. Nama pohonnya ternyata pohon mah...

Kiat Menjadi Muslimah Zaman Now

Muslimah. Sebutan bagi perempuan muslim, yang sepatutnya menjadi sebuah kebanggan. Sebab tidak semua perempuan mendapatkan predikat atau panggilan seperti itu. Ada campur tangan Allah yang bernama hidayah. Hidayah ini sesuatu yang mahal dan langka. Sepatutnyalah dijaga baik-baik jangan sampai terlepas begitu saja. Karena ini sebuah pertanda bahwa kita adalah orang-orang yang terpilih. Melalui hidayah yang diterima itulah maka seseorang bisa disebut muslimah. Hal ini merupakan tameng atau perisai diri bagi seorang perempuan (muslimah) tersebut. Bagaimana tidak? Dengan menjadi muslimah, harga diri si perempuan menjadi terjaga. Sebab Allah SWT sendiri yang langsung menjaganya dengan aturan-aturan yang tercantum  dalam Al-Qur'an. Kitab suci umat muslim yang berisi firman-firman Allah. Salah satunya tentang bagaimana seharusnya seorang muslimah itu berbusana. Picture by pinterest Hal ini tercantum dalam surat An-Nur ayat: 31 yang bunyi artinya sebagai...