Langsung ke konten utama

Top 5 Buku Favorit yang Mampu Mengubah Hidupku

Bicara buku rasanya tak akan ada habisnya. Bagiku buku tak sekadar bacaan semata. Namun mampu mengubah kehidupan. Tentu saja hidup yang lebih baik. 

Lewat buku yang dibaca ada banyak hal yang dipelajari, didapat dan diadaptasi. Berikut ini ada 5 buku yang menurutku sangat berpengaruh dalam kehidupan ini. 

1 . TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK-Buya Hamka

Dokpri

Novel karya Buya Hamka ini ceritanya sangat bagus sekali. Menyentuh perasaan dan membangkitkan semangat. Saking penasaran dengan latar film tersebut, aku sampai bertekad untuk suatu saat bisa mengunjungi Padang Panjang dan Bukittinggi. Ternyata doaku didengar oleh Allah SWT. Akhirnya aku bisa mengunjungi dua kota di Sumatera Barat tersebut. Hal ini sekaligus sebagai titik awal permulaanku merasakan naik pesawat. Ya, aku pertama kali naik pesawat ke Padang. Dan itu berkat buku Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

2 . BALADA SI ROY- Gol A Gong

Dokpri

Buku karya Gol A Gong ini memberi pengaruh juga dalam hidupku. Terutama soal keberanian. Berkat buku Balada Si Roy aku memiliki keberanian untuk menjelajahi negeri. Memiliki keberanian untuk menghasilkan karya.

3 . ORANG-ORANG PROYEK-Ahmad Tohari

Dokpri

Buku karya Ahmad Tohari hampir keseluruhannya ku sukai. Namun yang paling favorit adalah buku Orang-orang Proyek. Lewat buku ini aku belajar, bahwa melalui tulisan kita bisa juga mengungkapkan kebenaran meski secara tersirat.

4 . JALAN BANDUNGAN-Nh. Dini

Dokpri

Sama seperti halnya dengan Ahmad Tohari. Karya Nh. Dini hampir keseluruhannya ku sukai. Namun yang paling aku suka ada buku dengan judul Jalan Bandungan. Lewat buku ini aku belajar tentang arti persahabatan dan keberanian dalam menentukan sikap. Buku ini pula yang membuat aku melangkah, bertualang demi mengetahui seperti apa jalan Bandungan itu. 

5 . 9 SUMMERS 10 AUTUMNS-Iwan Setiawan

Dokpri

Novel karya Iwan Setiawan ini sungguh sangat memotivasi hidupku. Bahwa tak ada yang tak mungkin jika Allah SWT sudah berkehendak. Meski dilihatnya tidak mungkin. Keterbatasan bukan halangan untuk melakukan sesuatu yang melampaui batas. Tentu saja sesuatu yang baik.

Itulah Top 5 Buku Favoritku. Semoga menginspirasi dan termotivasi juga ya? (EP)


#BPNRamadan2021




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Layar Tancap Dalam Kenangan

Pada suatu hari ketika saya melewati sebuah perkampungan yang sedang menggelar hajatan, ada sebuah pemandangan yang tiba-tiba menggelitik hati. Yaitu layar tancap (layar tancep). Sesuatu yang sudah jarang sekali ditemukan. Apalagi di zaman sekarang.  Dokumen pribadi Padahal beberapa tahun yang lalu layar tancap pernah menjadi primadona masyarakat. Terutama masyarakat kalangan menengah ke bawah. Dahulu dalam setiap acara hajatan terutama jika masyarakat Betawi yang menggelarnya, layar tancap menjadi sebuah hiburan yang ditunggu-tunggu. Semacam tren mark yang tak boleh dilewatkan. Bahkan bisa menaikkan gengsi si pemilik hajat, bila dilihat dari jenis layar tancap yang disewa. Mabak. Itu salah satu jenis layar tancap yang dianggap paling bagus. Dari tampilan di layar, kejernihan suara dan kualitas gambar yang baik, mabak memang berbeda. Oleh karena itu harga sewanya konon mahal. Tak heran bila si empunya hajatan lantas disebut sebagai orang yang mampu. Sekitar tahun 1990-an ke...

Bentengi Keluarga dari Perilaku Menyimpang dengan Ilmu Agama dan Komunikasi Dua Arah

Maraknya pemberitaan mengenai perilaku menyimpang yang dilakukan oleh orang dewasa terhadap anak-anak, membuat hati ini miris mendengarnya. Apalagi saat melihat korbannya (anak-anak) yang masih begitu polos dan lugu, hati dan batin ini ikut menjerit meski bukan keluarga sendiri korbannya. Hukuman yang tidak sepadan dengan akibat yang harus ditanggung oleh si korban, membuat nurani ini berontak. Ingin rasanya menghakimi sendiri para pelaku tersebut. Hukuman mati masih terlalu enak jika mengingat kebiadaban mereka terhadap anak-anak tak berdosa itu. Seharusnya di picis dulu lalu di tembak mati. Itu hukuman yang setimpal bagi mereka. Tetapi hukum yang berlaku tidak seperti itu. Pelaku hanya dijatuhi hukuman kurungan sekian tahun. Untuk selanjutnya bebas dan bisa melanjutkan aksinya kembali. Sementara korbannya menanggung derita dan trauma seumur hidup. Sungguh hukum yang sangat tidak adil. Ketidakadilan seperti ini mau tidak mau me...

Misteri Pohon Besar di Kalibata City Apartement

Saat saya sedang berjalan-jalan di Kalibata City Apartment, Jakarta Selatan. Pandangan saya tertarik pada sebuah pohon besar di samping belakang apartement. Ukuran pohonnya memang besar sekali. Pikir saya. ”Kenapa tidak ditebang? Bisa bahaya kalau roboh.”  Dokumen pribadi Saya pun iseng menanyakan hal tersebut kepada kawan yang sudah lama tinggal di sana. Jawabannya sungguh membuat merinding bulu kuduk.  “Gak ada yang bisa menebang pohon tersebut. Karena banyak penunggunya. Setiap malam ada saja yang melihat penampakan-penampakan dibawah pohon itu.”  Hiiii...Seram juga ya, pikir saya. “Makanya ada semacam meja kecil diatas pohon itu. Untuk tempat sesajen. Biar penunggunya gak mengganggu orang-orang di sini,” papar kawan saya. Diam-diam ada rasa penasaran dalam hati saya. Seperti apa sih pohon itu jika dilihat dari dekat?  Maka saya pun mendekati pohon tersebut. Memang besar sekali. Terlihat dari batangnya yang besar dan tinggi. Nama pohonnya ternyata pohon mah...