Langsung ke konten utama

Santuy Blog Versi Biker Blogger

Picture by pixabay

Setiap tulisan akan bertemu pembacanya. Begitu ujar salah satu founder komunitas literasi. Saya pegang betul kata-kata tersebut. Ya memang benar.

Pokoknya menulis saja. Suatu saat akan ada hasilnya. Tinggal bagaimana tulisan yang kita buat. Bermanfaat atau tidak? Kalau bermanfaat menuai pujian dan cuan. Kalau tidak bermanfaat menuai cacian.

Tentu saja saya berusaha menulis, dalam hal ini di blog, dengan menulis yang baik-baik. Bisa dibilang jarang ada tulisan saya yang sifatnya curcol. Padahal awalnya punya blog untuk pengganti buku harian.

Menulis ya menulis saja setiap hari. Ada atau enggak ada challenge. Ada atau enggak ada job. Karena bagi saya menulis untuk menebar kebaikan.

“Jadi enggak untuk nyari duit nih?”

Ya, enggak juga. Tetep doyanlah yang namanya duit. Jadi kalau ditawari menulis dan dibayar perlu dipikirkan nih. Cuan gitu loh... hehehehe

Saya diibaratkan dengan hobi bermotor. Saya senang motoran. Kemana saja naik motor. Bukan hanya saat bekerja. Yang jaraknya jauh ya? 

Selama mengendarai motor tersebut, saya nikmati setiap jalan dan pemandangan yang dilalui. Jadi santai mengendarai motornya.

Tapi begitu ada sesuatu hal yang penting, maka saya bisa ngebut naik motornya. Serasa menjadi rider MotoGP... hehe.

Jadi memang disesuaikan. Demikian pula urusan menulis blog   Santuy tapi serius. (EP)


#BPNRamadan2022

#Day15

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Layar Tancap Dalam Kenangan

Pada suatu hari ketika saya melewati sebuah perkampungan yang sedang menggelar hajatan, ada sebuah pemandangan yang tiba-tiba menggelitik hati. Yaitu layar tancap (layar tancep). Sesuatu yang sudah jarang sekali ditemukan. Apalagi di zaman sekarang.  Dokumen pribadi Padahal beberapa tahun yang lalu layar tancap pernah menjadi primadona masyarakat. Terutama masyarakat kalangan menengah ke bawah. Dahulu dalam setiap acara hajatan terutama jika masyarakat Betawi yang menggelarnya, layar tancap menjadi sebuah hiburan yang ditunggu-tunggu. Semacam tren mark yang tak boleh dilewatkan. Bahkan bisa menaikkan gengsi si pemilik hajat, bila dilihat dari jenis layar tancap yang disewa. Mabak. Itu salah satu jenis layar tancap yang dianggap paling bagus. Dari tampilan di layar, kejernihan suara dan kualitas gambar yang baik, mabak memang berbeda. Oleh karena itu harga sewanya konon mahal. Tak heran bila si empunya hajatan lantas disebut sebagai orang yang mampu. Sekitar tahun 1990-an ke...

Kiat Menjadi Muslimah Zaman Now

Muslimah. Sebutan bagi perempuan muslim, yang sepatutnya menjadi sebuah kebanggan. Sebab tidak semua perempuan mendapatkan predikat atau panggilan seperti itu. Ada campur tangan Allah yang bernama hidayah. Hidayah ini sesuatu yang mahal dan langka. Sepatutnyalah dijaga baik-baik jangan sampai terlepas begitu saja. Karena ini sebuah pertanda bahwa kita adalah orang-orang yang terpilih. Melalui hidayah yang diterima itulah maka seseorang bisa disebut muslimah. Hal ini merupakan tameng atau perisai diri bagi seorang perempuan (muslimah) tersebut. Bagaimana tidak? Dengan menjadi muslimah, harga diri si perempuan menjadi terjaga. Sebab Allah SWT sendiri yang langsung menjaganya dengan aturan-aturan yang tercantum  dalam Al-Qur'an. Kitab suci umat muslim yang berisi firman-firman Allah. Salah satunya tentang bagaimana seharusnya seorang muslimah itu berbusana. Picture by pinterest Hal ini tercantum dalam surat An-Nur ayat: 31 yang bunyi artinya sebagai...

Mengenal Dari Dekat Para Pengisi Suara Animasi "Doraemon"

DORAEMON. Salah satu film animasi yang cukup populer di Indonesia. Merupakan judul sebuah manga dari Jepang karya Fujiko F. Fujio. Terbit pertama kali pada Desember 1969. Doraemon adalah sebuah robot musang yang datang dari abad ke-22. Doraemon dikirim untuk menolong Nobita. Seorang anak kelas 5 Sekolah Dasar yang sangat pemalas. Tujuannya agar keturunan Nobita dapat menikmati kesuksesan di masa depan, tidak menderita akibat sifat pemalas Nobita. Dalam cerita ini Nobita suka lalai dan tidak mau mendengarkan apa kata Doraemon. Sehingga benda-benda dari Doraemon yang gunanya untuk membantu dan mewujudkan keinginan Nobita, kerap jatuh ke tangan teman-temannya yang usil. Kekacauan pun terjadi karena ulah teman-temannya. Gian, Shizuka, dan Suneo adalah tokoh-tokoh sentral dalam cerita ini. Anime Doraemon dan kawan-kawan        Di Indonesia anime Doraemon dikenal sejak 13 November 1988 sampai sekarang. Disiarkan oleh stasiun tel...